Raning Media3

Media buruh untuk rakyat

Tampilkan postingan dengan label May day 2019. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label May day 2019. Tampilkan semua postingan

Kamis, Mei 02, 2019

Penghadangan buruh di HI oleh Polisi akibatkan benturan


Penghadangan rombongan buruh di seputar Bundaran Hotel Indonesia (HI) yang terjadi sejak pagi hari hingga jam 13.45 WIB oleh aparat kepolisian mengakibatkan terjadinya benturan. Benturan terjadi pada pukul 13.15 WIB antara rombongan/sekelompok massa yang menamai kelompok mereka dengan sebutan barisan hitam, kelompok yang kecewa dengan sistem pemerintahan yang ada pada saat ini. Kelompok yang datang dan menggabungkan diri dengan barisan buruh dan berada di barisan depan rombongan buruh yang hendak menuju kedepan istana negara. Aksi saling dorong antara aprat kepolisian dan kelompok ini pun tak terhindarkan. Polisi anti huru-hara yang menggunakan pakaian lengkap beserta tamengnya mendorong keluar kelompok barisan hitam dari rombongan buruh ke sisi kanan barisan buruh hingga mengakibatkan rusaknya pagar halte busway Tosari.

Beberapa pimpinan buruh yang berada diatas mobil komando berusaha untuk mengkondusifkan keadaan melalui pengeras suara. Mengarahkan agar anggota buruh tidak terprovokasi dan tetap mengikuti arahan dari mobil komando. Sedangkan pimpinan buruh yang lainnya terus berusaha bernegosiasi dengan aparat kepolisian agar bisa melintas dan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Akan tetapi polisi yang berjaga dilokasi masih berikeras untuk menutup jalur menuju HI. Setelah berkali-kali bernegosiasi, akhirnya selang 30 menit setelah kejadian tersebut barulah pihak aparat kepolisian membuka blokadenya dan mengizinkan rombongan buruh untuk melintas Bundaran Hotel Indonesia menuju istana negara untuk memperingati hari perlawanan buruh sedunia (mayday) pada 1 mey 2019.

Rabu, Mei 01, 2019

Ribuan buruh dihadang dan dilarang polisi melintas di Bundaran HI

Ribuan buruh yang tergabung dalam aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) dilarang melintasi Bundaran Hotel Indonesia (HI). Masa buruh yang hendak menuju istana negara untuk menyampaikan aspirasinya ini masih tertahan disekiytaran bundaran HI. Negosiasi yang dilakukan oleh para pimpinan organisasi tidak membuahkan hasil. Pihak kepolisian tetap melarang rombongan buruh ini untuk mlintasi bundaran HI. salah seorang pimpinan buruh sempat menyampaikan bahwa, tindakkan polisi ini bagian dari bentuk diskriminasi terhadap rakyatnya. Rakyat yang telah memberikan upah kepadanya melalui pajak yang dibayarkannya kepada negara.

Selain itu, pimpinan buruh ini juga menyebutkan bahwa tindakan diskriminasi ini seharusnya tidak dilakukan, karena buruh adalah rakyat dan kenapa untuk kegiatan yang lainnya diberikan izin, sementara buruh yang hanya ingin melintas saja untuk menuju istana negara tidak diijinkan. "Kami hanya ingin melintas untuk menuju istana negara agar aspirasi kami bisa didengar oleh pimpinan negara kenapa kami tidak boleh, sedangkan kegiatan lainnya dibolehkan, buktinya fotonya banyak tersebar dimana-mana kenapa kami tidak boleh"

Hingga saat ini, tepatnya pukul 13.00 masa buruh dari berbagai organisasi ini masih tertahan disekitar bundaran HI.

May Day 2019 Ribuan Buruh Kepung Jakarta Tuntut Kesejahteraan

Salah satu titik pemberangkatan di jakarta

Ribuan buruh yang hadir dari berbagai kota dipastikan akan kepung istana negara untuk menuntut kesejahteraan pada hari ini. 1 Mei 2019 yang diperingati sebagai hari buruh sedunia, menjadikan serikat pekerja/ serikat buruh Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI) turut ambil bagian. Serikat perkerja yang merupakan bagian dari Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) ini mengistruksikan kepada seluruh anggotanya diberbagai wilayah di Nusantara untuk terjun dalam peringatan may day 2019 sebagai hari perlawanan dan menyampaikan tututan-tuntannya. Mulai dari jakarta, yang dibagi menjadi beberapa titik, kota Bekasi, kabupaten Bekasi, kabupaten Asahan, kab. Cianjur, Batam dan seluruh jaringan wilayah yang tergabung dengan FPBI.

Sebagian besar anggota Serikat pekerja yang juga tergabung dalam aliansi Gerakan Buruh untuk Rakyat (GEBRAK) ini, diinstruksikan untuk bergerak ke istana negara. Anggota yang bergerak ke istana negara dimobilisasi dengan menggunakan bus-bus pariwisata, sedangkan untuk anggota yang tidak memungkin untuk terlibat dalam peringatan may day di istana negara dikarenakan jarak & waktu, diarahakan untuk tetap melakukan peringatan hari perlawan dengan menggelar aksi di wilayahnya masing-masing.
Pemberangkatan Kabupaten Asahan

Beberapa hal yang disoroti dan menjadi tuntutan kali ini dan juga bagian dari tuntutan tahun-tahun sebelumnya karena masih saja belum terpenuhi adalah sebagai berikut :
1. Wujudkan Undang-Undang Perlindungan Buruh
2. Wujudkan Upah Layak Nasional yang sama secara Nasional
3. Wujudkan 6 jam kerja perhari
4. Wujudkan Revisi UU Pemilu dan UU partai politik.

Minggu, April 28, 2019

Jelang MayDay 2019 Barisan Pelopor (BaPor) FPBI-KPBI lakukan Pra Kondisi

Latihan fisik Bapor FPBI-KPBI
Dalam kerangka menyambut peringatan hari buruh sedunia, atau yang sering dikenal dengan sebutan May Day, pada tahun 2019 ini, puluhan GODAM FPBI-KPBI yang tergabung dalam Barisan Pelopor (Bapor) aliansi Gerakan Buruh untuk Rakyat (GEBRAK), melakukan persiapan atau prakondisi aksi May Day 2019. Prakondisi yang didominasi dengan latihan fisik ini, dimulai dengan peregangan otot hingga simulasi pengamanan barisan massa.
Diguyur hujan saat prakondisi

Kegiatan yang dilakukan pada hari Minggu 28 April 2019 di lapangan sepak bola diwilayah jakarta timur ini, dimulai dari jam 10 pagi hingga jam 14.00 WIB. Diawali dengan latihan fisik dan simulasi pengamanan aksi selama 2 jam, dilanjutkan dengan istirahat-sholat-makan (ishoma) selama 1 jam dan briefing selama 1 jam untuk mematangkan kesiapan kerja-kerja bapor. Walaupun sempat diguyur hujan pada saat latihan fisik dan simulasi selama lebih dari satu jam, namun tidak pernah menyurutkan semangat seluruh barisan pelopor untuk terus melanjutkan latihan dibawah guyuran air hujan yang mereka anggap sebagai bagian dari simulasi water cannon.
Kaum perempuan bersinergis dalam prakondisi

Tidak hanya bapor dari kaum laki-laki, barisan pelopor dari kaum perempuan juga turut bersinergis untuk mengikuti latihan demi suksesnya peringatan hari buruh sedunia, yang merupakan bagian dari hari perlawanan kelas buruh yang akan dilangsungkan pada 1 Mei 2019 mendatang. Dengan semangat perjuangan kelas, seluruh bapor juga mengajak seluruh lapisan buruh dari berbagai aliansi untuk bersatu menyatukan pandangan, memajukan kesadaran & mensinergiskan langkah-langkah perjuangan serta turut tumpah ruah untuk menyuarakan aspirasinya demi kesejahteraan kelas pekerja pada 1 Mei 2019 mendatang dan perjuangan-perjuangan selanjutnya.